Untk pemula seperti saya yang baru belajar CI 2 bualan ini sungguh sangan membingungankan membedakan antara model, library, helper serta plugin.
Saya harap tulisan ini membantu pemahaman temen-teman semua untuk lepas dari kebingunan. 
model
sebuah class (OO code), syntax untuk meload $this->load->model(‘nama_model’ );
menggunakannya dengan cara $this->nama_model->fungsi();
Catatan dalam penulisan :
harus dimulai dengan class Name_model extends Model
harus mengincludkan konstruktornya.
Secara konsep, pada user guides ditulisakan bahwa “model adalah php class yg didesain untuk menangani informasi pada database”
Library
Terletak di dua tempat berbeda, yaitu /system/libraries dan /system/application/libraries. perbedaannya diantara keduanya adalah pada /system/libraries terdapat file yg merupakan libraries dari system secara kesuluruhan, sedang pada /system/application/libraries merupakan letak dari kumpulan file(libraries) yg bekerja pada suatu aplikasi tertentu.
cara meloadnya : $this->load->library(‘nama_library’ );
cara menggunakanya : $this->display->fungsi();
Catatan dalam penulisan :
tidak perlu meng extend base classnya, cukup
class name_library(){
function nama_fungsi()
{//code disini }
}
Secara konsep dimaksudkan untuk menambah fungsionalitas dari CI dengan code yg kita buat sendiri dengan tujuan dan fungsi tertentu.
Helper
Sama seperti library terletak di dua tempat berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula yaitu pada /system/helper, merupakan helper pada level system secara keseluruhan sedangkan pada /system/application/helper merupakan helper pada level aplikasi.
Helper merupakan prosedural code bukan OO class.
Cara meloadnya : $this->load->helper(nama_helper);
penggunaan yaitu dengan menggunakan sebuah fungsi dari helper tersebut.
file helpr harus disimpan dengan namaHelper_helper.php
secara konsep helper adalah merupakan low-level function untuk membantu mempermudah dalam hal tertentu.
plug-in
Terletak di /system/plugins ato /system/application/plugins.
Bukan OO code.
Load : $this->load->plugin(‘name_plugin’ );
Use : menggunakan salah satu fungsi dari plugin tsb.
harus disimpan sebagai namaPlugin_pi.php, ditambahkan _pi pada akhir dafi nama file.
Secara konsep perbedaannya dengan helper, helper biasanya merupakan kumpulan dari fungsi2 sedangkan plug-ins terdiri dari fungsi tunggal.
Ini adalah rangkuman dari user guides dan beberapa tutorial menurut pemahaman saya, jika ada yg di rasa kurang pas dengan pemahaman anda asya sangat senang apabila anda mau membaginya pada field komentar dibawah… 


#1 by rochsid tehape on September 6, 2009 - 6:10 pm
#2 by ardlian on September 6, 2009 - 7:19 pm
waduh jungker detected