<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ardlian.net &#187; codeigniter</title>
	<atom:link href="http://ardlian.net/category/codeigniter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ardlian.net</link>
	<description>just another think of me</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Nov 2009 08:40:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tipe file dan class pada Codeigniter (Teori 2)</title>
		<link>http://ardlian.net/2009/09/tipe-file-dan-class-pada-codeigniter-teori-2/</link>
		<comments>http://ardlian.net/2009/09/tipe-file-dan-class-pada-codeigniter-teori-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 17:32:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardlian</dc:creator>
				<category><![CDATA[codeigniter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardlian.net/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Untk pemula seperti saya yang baru belajar CI 2 bualan ini sungguh sangan membingungankan membedakan antara model, library, helper serta plugin.  Saya harap tulisan ini membantu pemahaman temen-teman semua untuk lepas dari kebingunan. 
 model 
sebuah class (OO code), syntax untuk meload $this-&#62;load-&#62;model(&#8216;nama_model&#8217; );
menggunakannya dengan cara $this-&#62;nama_model-&#62;fungsi();
Catatan dalam penulisan :
harus dimulai dengan class Name_model [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untk pemula seperti saya yang baru belajar CI 2 bualan ini sungguh sangan membingungankan membedakan antara model, library, helper serta plugin. <img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/malu2.gif"> Saya harap tulisan ini membantu pemahaman temen-teman semua untuk lepas dari kebingunan. <img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/bingung.gif"></p>
<p><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/exclamati.gif"> <strong>model </strong><br />
sebuah class (OO code), syntax untuk meload <em>$this-&gt;load-&gt;model(&#8216;nama_model&#8217; );</em><br />
menggunakannya dengan cara <em>$this-&gt;nama_model-&gt;fungsi();</em><br />
Catatan dalam penulisan :<br />
harus dimulai dengan class Name_model extends Model<br />
harus mengincludkan konstruktornya.<br />
Secara konsep, pada user guides ditulisakan bahwa &#8220;model adalah php class yg didesain untuk menangani informasi pada database&#8221;<span id="more-228"></span><br />
<img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/exclamati.gif"> <strong>Library</strong><br />
Terletak di dua tempat berbeda, yaitu /system/libraries dan /system/application/libraries. perbedaannya diantara keduanya adalah pada /system/libraries terdapat file yg merupakan libraries dari system secara kesuluruhan, sedang pada <em>/system/application/libraries</em> merupakan letak dari kumpulan file(libraries) yg bekerja pada suatu aplikasi tertentu.<br />
cara meloadnya : <em>$this-&gt;load-&gt;library(&#8216;nama_library&#8217; );</em><br />
cara menggunakanya : <em>$this-&gt;display-&gt;fungsi();</em><br />
Catatan dalam penulisan :<br />
tidak perlu meng extend base classnya, cukup<br />
<em>class name_library(){<br />
function nama_fungsi()<br />
{//code disini }<br />
}</em><br />
Secara konsep dimaksudkan untuk menambah fungsionalitas dari CI dengan code yg kita buat sendiri dengan tujuan dan fungsi tertentu.</p>
<p><strong><br />
</strong><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/exclamati.gif"> <strong>Helper</strong><br />
Sama seperti library terletak di dua tempat berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula yaitu pada <em>/system/helper</em>, merupakan helper pada level system secara keseluruhan sedangkan pada <em>/system/application/helper</em> merupakan helper pada level aplikasi.<br />
Helper merupakan <span style="text-decoration: underline;">prosedural code</span> bukan OO class.<br />
Cara meloadnya : <em>$this-&gt;load-&gt;helper(nama_helper);</em><br />
penggunaan yaitu dengan menggunakan sebuah fungsi dari helper tersebut.<br />
file helpr harus disimpan dengan <em>namaHelper_helper.php</em><br />
secara konsep helper adalah merupakan low-level function untuk membantu mempermudah dalam hal tertentu.<br />
<img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/exclamati.gif"> <strong>plug-in</strong><br />
Terletak di <em>/system/plugins</em> ato <em>/system/application/plugins</em>.<br />
Bukan OO code.<br />
Load  :<em> $this-&gt;load-&gt;plugin(&#8216;name_plugin&#8217; );</em><br />
Use : menggunakan salah satu fungsi dari plugin tsb.<br />
harus disimpan sebagai <em>namaPlugin_pi.php</em>, ditambahkan <em>_pi</em> pada akhir dafi nama file.<br />
Secara konsep perbedaannya dengan helper, helper biasanya merupakan kumpulan dari fungsi2 sedangkan plug-ins terdiri dari fungsi tunggal.</p>
<p>Ini adalah rangkuman dari user guides dan beberapa tutorial menurut pemahaman saya, jika ada yg di rasa kurang pas dengan pemahaman anda asya sangat senang apabila anda mau membaginya pada field komentar dibawah&#8230; <img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/kaskus_smiley/smiley/maho.gif"></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardlian.net/2009/09/tipe-file-dan-class-pada-codeigniter-teori-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aturan Penulisan CodeIgniter (Teori 1)</title>
		<link>http://ardlian.net/2009/09/aturan-penulisan-codeigniter-teori-1/</link>
		<comments>http://ardlian.net/2009/09/aturan-penulisan-codeigniter-teori-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 16:22:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardlian</dc:creator>
				<category><![CDATA[codeigniter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardlian.net/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Controller
Adalah sebuah kelas (OO code). Controller dipanggil secara langsung melalui URL (contoh http://ci.ardlian.net/index.php/start/hello). Controller digunakan untuk memanggil functions by name.
Syntax :
Controller dimulai dengan class Start Extends Controller (Huruf pertama dari nama controler adalah huruh besar/capital) dan disimpan sebagai file phpdi daam /system/aplication/controllers forlder. Disimpan dengan nama file yang sama dengan nama controller, tetapi menggunakan huruf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Controller</strong></p>
<p>Adalah sebuah kelas (OO code). Controller dipanggil secara langsung melalui URL (<em>contoh http://ci.ardlian.net/index.php/start/hello</em>). Controller digunakan untuk memanggil functions by name.<br />
Syntax :<br />
Controller dimulai dengan class Start Extends Controller (Huruf pertama dari nama controler adalah huruh besar/capital) dan disimpan sebagai file phpdi daam /system/aplication/controllers forlder. Disimpan dengan nama file yang sama dengan nama controller, tetapi menggunakan huruf kecil semua. Semua script harus ditulis sebagai sebuah fungsi yang terpisah di dalam class.</p>
<p><strong>View</strong><br />
View adalah HTML file yang dapat berisi PHP code. View di load dengan menggunakan<br />
$this-&gt;load-&gt;view(&#8216;name_view&#8217;, $data).<br />
Syntax :<br />
View ditulis dalam HTML.  PHP script di sisipkan menggunakan &lt;?php ?&gt; tag. View disimpan dengan extensi .php di dalam folder view</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardlian.net/2009/09/aturan-penulisan-codeigniter-teori-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>codeigniter MVC penting!!</title>
		<link>http://ardlian.net/2009/03/codeigniter-mvc-penting/</link>
		<comments>http://ardlian.net/2009/03/codeigniter-mvc-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 04:10:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardlian</dc:creator>
				<category><![CDATA[codeigniter]]></category>
		<category><![CDATA[codeiigniter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardlian.net/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Kosep MVC adalah memisahkan antara logika program, HTML view, dan akses database. untuk lebih jelas bisa ditilik di wikipedia. Kesempatan ini saya hanya menekankan pada konsep MVC di codeigniter. Pada intinya adalah jangan kotori model dan controller anda dengan tag2 HTML, HTML seharusnya berada di view. Pemasukan tag2 HTML pada model dan kontroller secara teknis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kosep MVC adalah memisahkan antara logika program, HTML view, dan akses database. untuk lebih jelas bisa ditilik di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Model-view-controller" target="_blank">wikipedia</a>. Kesempatan ini saya hanya menekankan pada konsep MVC di codeigniter. Pada intinya adalah jangan kotori model dan controller anda dengan tag2 HTML, HTML seharusnya berada di view. Pemasukan tag2 HTML pada model dan kontroller secara teknis bukan merupakan suatu kesaslahan, dikarenakan CI menggunakan pendekatan MVC maka sebaiknya mematuhi rule2 dalam model pengembangan tersebut. <img src='http://ardlian.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya menemukan beberapa tulisan dari coder2 luar yang sangat menekankan MVC model dalam coding menggunakan CI. (<a href="http://stii.za.net/code-igniter/code-igniter-mvc-tips/" target="_blank">stii.za.net</a>)</p>
<p>Happy Coding!!</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardlian.net/2009/03/codeigniter-mvc-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Captcha Codeigniter</title>
		<link>http://ardlian.net/2009/03/captcha-codeigniter/</link>
		<comments>http://ardlian.net/2009/03/captcha-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 15:22:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardlian</dc:creator>
				<category><![CDATA[codeigniter]]></category>
		<category><![CDATA[captcha codeigniter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardlian.net/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[CAPTCHA = “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart&#8221;. Untuk lebih jelas lihat di wikipedia. Pada kesempatan ini kita akan coba buat captcha image dengan menggunakan plugin captcha_pi.php pada folder plugin. Sebenarnya diwikinya CI sudah di jelaskan dengan gamblang&#8230; tapi disini saya coba tulis kembali dengan lebih sikat dah jelas semoga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CAPTCHA = “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart&#8221;. Untuk lebih jelas lihat di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Captcha" target="_blank">wikipedia</a>. Pada kesempatan ini kita akan coba buat captcha image dengan menggunakan plugin captcha_pi.php pada folder plugin. Sebenarnya d<a href="http://codeigniter.com/wiki/captcha" target="_blank">iwikinya</a> CI sudah di jelaskan dengan gamblang&#8230; tapi disini saya coba tulis kembali dengan lebih sikat dah jelas semoga <img src='http://ardlian.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>1. Pertama-tama buatlah table dangan nama terserah anda, tapi disini saya pake <em>captcha.</em></p>
<pre class="brush: sql">

CREATE TABLE captcha (

captcha_id bigint(13) unsigned NOT NULL auto_increment,

captcha_time int(10) unsigned NOT NULL,

ip_address varchar(16) default &#039;0&#039; NOT NULL,

word varchar(20) NOT NULL,

PRIMARY KEY (captcha_id),

KEY (word)

)
</pre>
<p>table ini digunakan sebagai dokumentasi untuk mengecek apakah captcha itu udah expired dan apakah emang captcha sudah dicreate.</p>
<p>2. Tuliskan beberapa kode dibawai nin pada kontoller untuk mengenerate dan menginsert ke database pada table captcha.</p>
<pre class="brush: php">

$this-&gt;load-&gt;plugin(&#039;captcha&#039;);

$vals = array(

&#039;word&#039;		 =&gt; &#039;&#039;,

&#039;img_path&#039;	 =&gt; &#039;./captcha/&#039;,

&#039;img_url&#039;	 =&gt; base_url().&#039;captcha/&#039;,

&#039;font_path&#039;	 =&gt; &#039;./system/texb.ttf&#039;,

&#039;img_width&#039;	 =&gt; &#039;150&#039;,

&#039;img_height&#039; =&gt; 30,

&#039;expiration&#039; =&gt; 7200

);

$cap = create_captcha($vals);

$thein = array(

&#039;captcha_id&#039;	=&gt; &#039;&#039;,

&#039;captcha_time&#039;	=&gt; $cap[&#039;time&#039;],

&#039;ip_address&#039;	=&gt; $this-&gt;input-&gt;ip_address(),

&#039;word&#039;		=&gt; $cap[&#039;word&#039;]

);

$this-&gt;db-&gt;insert(&#039;captcha&#039;,$thein);

$data[&#039;cap&#039;]=$cap[&#039;image&#039;];

$this-&gt;load-&gt;view(&#039;rumah/index&#039;,$data);
</pre>
<p>3. langkah terakhir adalah menaruh variabel $cap pada view, lo sesuai code diatas maka pada rumah/index.php</p>
<p>lo ada pertanyaan dan keluhan tolong jangan sungkan-sungkan untuk menuliskan komentar anda, untuk artikel selanjutnya akan dibahas penggunaan captcha pada validation form&#8230;</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://ardlian.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardlian.net/2009/03/captcha-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
