Setelah nanya ama om gugel akhirnya gue nemu blognya kang anwarchandra (terimakasih kang buat tulisannya) disana aku bisa nemuin yang namanya konsep referential integrity. Akhirnya nyadar juga lo fitur foreign key sangat penting dan perlu untuk di explor lagi…
Foreign Key boleh disebut sebagai kunci tamu, tapi kedengarannya sangat tidak mengenakkan
. Foreign key adalah Primary key dari suatu table yang berrelasi dengan table lain, lo temen – temen lom tahu tentang primary key lihat disini. Misalkan saya punya table Pelanggan dimana table pelanggan ini ter diri dari beberapa field, yaitu id_pelanggan, nama, alamat, no_kartukredit dll… dengan primary keynya id_pelanggan. Nah semisal saya punya table lain yaitu table credit_cart dengan field no_kartukredit, pin dan saldo. dimana no_kartukredit merupakan primary key nya dan relasi dengan table pelanggan maka field no_kartukredit pada table pelanggan merupakan foreign key.
Lalu apa manfaatnya dari foreign key? ini berhubungan dengan konsep Referential integrity, dimana dalam konsep referential integrity kita dipaksa untuk mematuhi 3 peraturan, teman -teman bisa baca di sini.
Sebenarnya tulisan seperti ini sudah banyak beredar di jagad maya ini. Semoga tulisan saya ini dapat melengkapi tulisan – tulisan lain yang sejenis dan catatan bagi yang mode=”expret” silahkan dilanjut pindah aja, tapi ngasih koment juga ga papa.
Oke langsung aja. J2ME kependekan dari Java 2 Micro Edition, J2ME merupakan salah satu edisi dari java2 yang dikhususkan untuk perangkat kecil misal: HP, PDA, pager, dll.

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa J2ME terdiri dari tiga bagian, yaitu konfigurasi, profil, dan paket- paket Opsional.
1. Konfigurasi
Didalam konvigurasi terdapat bagian yang disebut JVM (Java Virtual Machine) dan beberapa library kelas lainnya. Terdapat dua buah konvigurasi yang disediakan yaitu CLDC (Connected Limited Device Configuration) yang menangani alat- alat kecil, seperti telepon selular, PDA, dan pager. Yang kedua adalah CDC ( Connected Device Configuration) yang menangani perangkat yang memiliki memory yang lebih besar yaitu diatas 512KB.
2. Profil
Merupakan perluasan dari konfigurasi yaitu meyediakan kelas – kelas yang tidak terdapat di level konfigurasi. Profile yang terkenal adalah MIDP (Mobile Information Device Profile), selain itu ada PDAP, dll.
3. Paket Opsional
Paket tambahan yang diperlukan pada saat proses deployment paket.
|| Source Code
vv
——————-
| Preprocessor |
| |
——————–
||
vv
——————-
| Compiler |
| |
——————–
|| Code Assembly
vv
——————-
| Assembler |
| |
——————–
Librari ——>>||
vv
——————-
| Link Editor |
| |
——————–
|| file executable
vv
Ilustrasi di aatsa menunjukkan model dari kompilasi di bahasa C. Sekarang kita bahas satu persatu,
- Preprocessor, Mengambil inputan dari script code. Selanjutnya kan menghilangkan semua komentar- komentar serta mengeksekusi perintah kusus dari preposesor yg di tunjukkan dengan tanda ‘#’. Nah setelah keluar sini berarti sudah ga ada komentar2 dalam sorce code..
- C Compiler, dia bertugas mentranslet dari C ke Assembly.
- Assembler, setelah sampe sini maka akan dibuat kode objek.
- Link Editor, Jika tidak ada masalah maka dia akan membuat executable script.
Seperti itu proses compilasi pada bahasa C. Semoga bermanfaat