Membuat startup scripts on ubuntu
untuk membuat skrip yang akan di load otomatos saat start up pada ubuntu:
- buatlah script yang anda butuhkan, dan pastikan script tersebut di awali dengan “#!/bin/bash“.
- Buat script tersebut executable, dengan perintah “sudo chmod +x <nama file>“
- kopikan script tersebut ke “/etc/init.d./“
- langkah terakhir jalankan update-rc.d dengan command, “sudo update-rc.d <nama filr> defaults“.
untuk membuang file agar tidak di jalankan saat booting:
- delet file tersebut, “sudo rm /etc/init.d/nama_file“
- kemudian jalan kan perintah “sudo update-rc.d <fnama_file> remove“
Lihat videonya disini.
salam
Ardlian
RMS
Posted by ardlian in Programming on September 19, 2008
Pada pemrograman MIDP tidak di kenal adanya penyimpanan data kedalam file, hal ini disebabkab karena device tidak memiliki sistem file. Untuk mengakomodasi penyimpanan data MIDP telah menyediakan sebuah mekanisme penyimpanan data secara presisten di memori device bersangkutan yang berupa kumpulan – kumpulan record. Mekanisme inilah yang dinamakan RMS (Record Management System).
RMS menyimpan informasi dalam sebuah record store. Sebuah record store berisi informasi yang berdasar pada single name, seperti sebuah tabel. Sebuah record store adalah kumpulan dari record – record yang terorganisasi sebagai baris (records) dan kolom (field). RMS secara otomatis memberikan nilai pada setiap baris sebagai unique integer yang mengidentifikasi baris baris itu pada record store, yang dikenal sebagai record id. Record Id dianggap sebagai primary dari record store. Primary key pada record store memiliki fungsi yang sama seperti primary key pada sebuah table database yang merupakan unique identify pada setiap record dalam table.
Secara konsep kita dapat menggambarkan sebuah record store sebagai sebuah baris dan kolom, secara teknik ada dua kolom. kolom pertama merupakan record ID, sedang kolom yang lain adalah sebuah array bytes yang berisi presistent data.
kita dapat membuat multiple record stores dalam satu aplikasi MIDlet selama nama dari setiap record store unik. nama dari sebuah record store harus minimum karakter dimana tidak melebihi 32 karakter. karakter adalah Unicode dan case sensitife. Record store dapat di share diantara beberapa MIDlet tetapi harus dalam satu MIDlet suite.
Begitulah gambaran yang dapat saya gambarkan tentang RMS, dan satu lagi bahwa RMS adalah presistent storage dalam MIDP.
Semoga bermanfaat.
Missing Features of KVM
Posted by ardlian in Programming on August 25, 2008
Apa yang missing? bug kah? *LOL*
Bukan bug, tapi fitur-fitur pada KVM yang tidak ada bila di bandingkan dengan Java SE Paltform
- No native methods
- No object finalizers
- No reflection
- No classloaders
- Partial bytecode verifier
include N require
Posted by ardlian in Programming on July 30, 2008
Merupakan cirita lanjutan dari sebuah pengalaman th3c0de, dalam perjalanannya menuju programer handal khususnya php. Walaupun sampai saat ini “Dia” masih belum bisa dan semakin bodoh.
Saat belajar pemrograman Php hal yang pernah di lakukan dan sempat membingungkan th3c0d3 adalah include dan require, both of them are fungsi pada php. Mereka berdua memiliki fungsi yang sama yaitu includes and evaluates the specified file, mengincludekan (lih : memasukkan) dan mengevaluasi sebuah file (lih :code) php. Nah sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah perbedaan dari kedua fungsi tersebut???
Berdasarkan referensi* yang pernah th3c0d3 baca, bahwasannya perbedaannya adalah dalam hal evaluasinya, atau lebih tepatnya adalah action setelah hasil evaluasi didapat yaitu masalah peringatan (warning). Nah kalau require, akan menghasilkan fatal error yang perakibat berhentinya proses eksekusi code pada halaman yang di includkan. Ini berarti jika anda ingin mematikan proses bila ada kesalahan dalam coding sebuah halaman, maka sebaiknya anda menggunakan require.
* ref:
http://id2.php.net/include/
http://id2.php.net/require
===========================================================================
just for newbie
===========================================================================
compound Word
Posted by ardlian in Programming on July 24, 2008
justForNewbie
Salah satu pengalaman th3c0d3 dalam pemrograman adalah naming convention, salah satunya adalah “compound word”. Merupakan salh satu metode penamaan dalam pemrograman biasanya pada JAVA, dan th3c0d3 kenal pertama kali metode ini pada saat workshop java di UGM, yeah… emang kurang gaul.
Selema karir pemrogramaannya di bangku kuliah bersama dengan delphi dan php dia belum pernah mendengar istilah tersebut. Pada kesempatan ini th3c0d3 ingin menulis sehingga bisa mengingatkan betapa sedikitnya apa yang dia ketahui… heheheheheh
Lalu bagaimana yang dinamakan konvensi penemaan compound word, use lowercase for the first word and uppercase for any subsequent words. Yang Artinya, gunakan huruf kecil untuk awal dari kata pertama dan untuk kata selanjutnya menggunakan huruf besar pada awal hurufnya, dalam penulisannya tanpa sepasi… seperti penulisan “justForNewbie” merupakan metode compound word.
Semoga berguna
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
justForNewbie
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
@ WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED! @
Ardlian@the-dark:~$ ssh ardlixx@222.xxx.xxx.xxx
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
@ WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED! @
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
IT IS POSSIBLE THAT SOMEONE IS DOING SOMETHING NASTY!
Someone could be eavesdropping on you right now (man-in-the-middle attack)!
It is also possible that the RSA host key has just been changed.
The fingerprint for the RSA key sent by the remote host is
47:13:a0:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx.
Please contact your system administrator.
Add correct host key in /home/ardlian/.ssh/known_hosts to get rid of this message.
Offending key in /home/ardlian/.ssh/known_hosts:5
RSA host key for 222.xxx.xxx.xx has changed and you have requested strict checking.
Host key verification failed.
biasa.. baru newbie menghadapi pesan seperti di atas jadi bingung… wke… setelah kontak sama server adminnya dan ternyata tidadk ada perubahan RSA key, gedubrak.. jadi tambbah bingung..
Tapi th3c0d3 pada dasarnya adalah orang yang cerdas, dia berpikir selama ada google semua bisa diatasi wke.. wke… dia dapa link ini . Oke pada intinya dari artikel dari link tersebut ada dua solusi,
Solusi 1
Jika SSH server kita cuma 1<Tinggal delet aja file known_hosts>
Maka langkah yang di ambil adalah :
rm .ssh/known_hosts
ssh ras.mydomain.com
Solusi 2
Jika SSH server kita lebih dari atu <tingal delet aja rsa key server tersebut>
1. Edit file known_hosts
vi +2 .ssh/known_hosts
2. Delet baris yang menunjukan rsa server 222.1xx.xxx.xx, kasus di atas adalah rsa yang kelima di tunjukkan oleh pesan erro “Offending key in /home/ardlian/.ssh/known_hosts:5“. untuk delet baris ketikkan command
dd
3. Kemudian save dan exit dengan command
:wq
coba login dengan SSh lagi, Jika berhasil maka
ardlian@the-dark:~$ ssh sixxxx@222.xxx.xxx.xxx
The authenticity of host ‘222.xxx.xxx.xxx (222.xxx.xxx.xxx)’ can’t be established.
RSA key fingerprint is 47:13:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx:xx.
Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes
Warning: Permanently added ‘222.xxx.xxx.xxx’ (RSA) to the list of known hosts.
Password:
Last login: Tue Jul 22 16:18:39 2008 from 222.xxx.xxx.xxx
sixxxx@portxxxx:~>
Just For newbie
===========================================================================
Hal di atas disebabkan karena saat pertama kali th3c0d3 connect ssh server 222.xxx.xxx.xxx menggunakan IP yang berbeda dengan saat dia mendapatkan WARNING dari the-dark
===========================================================================
ref:
http://www.cyberciti.biz/faq/warning-remote-host-identification-has-changed-error-and-solution/
HACKER STAGES
Posted by ardlian in kampung hacker on July 19, 2008
Install FIREFOX 3 ON Ubuntu 7.04
Posted by ardlian in kampung hacker on June 18, 2008
*Lanjutan cerita “Perjalanan Menuju Kampung HACKER” , dengan peran utama “th3c0d3″ dan sebuah laptopnya “th3d4rk” *
Setelah tahu bahwa firefox 3 udah rilis, th3c0d3 pun tak segan- segan untuk menjajalnya… diapun menuju sumber code dan langsung main sedot aja… tak lama kemudian download pun beres, dengan perintah “sudo tar -C /opt -xzvf firefox-.0.tar.gz” dia meletakkan hasil extrak-kan di directory /opt . Alasan th3c0d3 download ke dari situs resminya firefox kenapa? dia hanya berpikir lo di reponya ubuntu mesti belom ada yang versi tiga, hanya sesimpel itu.
Langkah selanjutnya th3cod3 mencoba masuk ke directori firefox yang udah di ekstraknya.. dengan command “sudo cd /opt/firefox”, ternyata dia ga dijinkan th3d4rk masuk kedirektori tersebut sehingga di alngsung melihat permission dari derectory tersebut dengan perintah “ls -al” , dan ternyata perlu dilakukan perubahan mode, th3cod3 dengan pengalaman yang pas2 an menegtikkan command “sudo chmod 755 -R firefox/” jreng… di ikuti perintah ls -al, muncullah :
drwxr-xr-x 6 root root 4096 2008-06-18 13:47 .
drwxr-xr-x 21 root root 4096 2008-03-14 18:05 ..
drwxr-xr-x 14 root root 4096 2008-06-18 13:47 firefox
drwxr-xr-x 20 root root 4096 2008-02-11 15:24 lampp
drwxr-xr-x 8 root root 4096 2008-04-30 03:30 openoffice.org2.4
drwxr-xr-x 3 root root 4096 2008-05-19 02:17 real
NAh sekarang bisa masuk deh ke direktori firefox/ dan sub2 nya…
Langkah selanjutnya th3code mencoba untuk membackup profille mozilla pada directory /home/th3c0d3/.mozilla dengan perintah “sudo cp -R /home/th3c0d3/.mozilla /home/th3c0d3/.mozillabackup” . Hal ini dilakukan apabila nanti misal ada kesalahan dalam proses installasi, maka diharapkan bisa dengan mudah untuk kembali ke setting awal dengan menggunakan file backup…
LAngkah Selanjutnya adalah membuat link plugin dari mozilla yang kita download dengan mozilla yang udah terinstall di kompi kita, th3c0d3 menggunakan beberapa perintah berikut ini:
cd /opt/firefox/plugins * masuk ke direktory /opt/firefox/plugins
sudo ln -s /usr/lib/mozilla-firefox/plugins/* . <melink kan directory /opt/firefox/plugins/ dengan directory /usr/lig/mozilla-firefox/plugins/>
Kemudian kita perlu untuk membuat link louncher, biar lo di klik shotcurt mozilla itu yng keluar versi 3.. th3c0d3 melakukan beberapa langakah di bawah:
- sudo dpkg-divert –divert /usr/bin/firefox.ubuntu –rename /usr/bin/firefox
- sudo ln -s /opt/firefox/firefox /usr/bin/firefox
- sudo dpkg-divert –divert /usr/bin/mozilla-firefox.ubuntu –rename /usr/bin/mozilla-firefox
- sudo ln -s /opt/firefox/firefox /usr/bin/mozilla-firefox
nah selesai deh… sekerang coba Accessories=>internet=>mozilla jreg jreng jreng… udah jalan deh si mozzila 3, ga hanya segitu saja th3c0d3 pun googling lagi bagaimana setting mozzila biar bisa ngebut kenceng… diapun mendapat jawabannya di sini, di situs nya sang master. Terimakasih buat suhu y3d1ps….
Setelah mengetikkan “about:config” pada url mozilla firefox maka berdasarkan ilmu yang di peroleh th3c0d3 dari bang y3d1ps maka hal2 inilah yang perlu di benahi, menjadi seperti dibawah ini :
network.dns.disableIPv6 userset boolean true
network.http.pipelining userset boolean true
network.http.pipelining.maxrequests userset integer 64
network.http.proxy.pipelining userset boolean true
network.http.max-connections userset integer 64
network.http.max-connections-per-server userset integer 64
Oke demikian cerita dari pengalaman “th3c0d3″ semoga membantu…
Menuju kampung Hacker 0
Posted by ardlian in kampung hacker on June 9, 2008
Macam- macam scan :
1. -sS *lo dalam Nmap* <half open scanning> TCP SYN scan
- Dapat membedakan 3 port (filtered, open close)
- Tidak membuka penuh hubungan TCP (3 way handshake)
- Bekerja dengan mengirimkan paket SYN, SYN respon menunjukkan Port Open, RST menunjukkan port close, dan jika tidak merespon ato mengirim ICM error maka filtered.
- Sukar terdeteksi…
- Scan default Nmap
2. -sN *Null Scan*
- <!– @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>Tidak mengeset bit apapun pada flag TCP (TCP flag header )
3. -sF *FIN Scan*
- Mengeset hanya TCP FIN.
4. -sX *Xmas Scan*
- Mengeset flag FIN, PSH dan URG Flag
5. -sA *TCP ACK Scan*
- Menunjukkan apakah port korban filtered / unfiltered
6. -sT *TCP Connect Scan*
- Merupakan full 3 way handhake
- Sistem melakukan logging dengan tipe scan seperti ini
7. -sU *UDP Scan*
- Yang dikirim adalah pake UDP

